Jumat, 29 Juli 2022

Apa itu IDEOLOGI??

Nama : Risky Syawani Dafitra

Nim : 12001294

Kelas : 4E PAI

Makul : Media Pembelajaran

Dosen Makul : Drs. Fahrul Razi, M.Pd. dan Firmansyah, S.Pd.I, M.Pd.



 PENGANTAR IDEOLOGI

1. Pengertian Ideologi

Pada dasarnya ideologi berasal dari bahasa latin yang terdiri dari dua kata: ideos artinya pemikiran, dan logis artinya logika, ilmu, pengetahuan. Dapatlah didefinisikan ideologi merupakan ilmu mengenai keyakinan dan cita-cita. Ideologi merupakan kata ajaib yang menciptakan pemikiran dan semangat hidup diantara manusia terutama kaum muda, khususnya diatara cendekiawan atau intelektual dalam suatu masyarakat. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa ideologi merupakan rumusan alam pikiran yang terdapat diberbagai subyek atau kelompok masyarakat yang ada, dijadikan dasar untuk direalisasikannya. Dengan demikian, ideologi tidak hanya dimiliki oleh negara, dapat juga berupa keyakinan yang dimiliki oleh suatu organisasi dalam negara, seperti partai politik atau asosiasi politik, kadang hal ini sering disebut subideologi atau bagian dari ideologi. Ideologi juga merupakan mythos yang menjadi political doctrin (doktrin politik) dan political formula (formula politik).

 Ideologi adalah suatu pandangan atau sistem nilai yang menyeluruh dan mendalam yang dipunyai dan dipegang oleh suatu masyarakat tentang bagaimana cara yang sebaliknya, yaitu secara moral dianggap benar dan adil, mengatur tingkah laku mereka bersama dalam berbagai segi kehidupan duniawi mereka.

 Ideologi juga memiliki arti: konsepsi manusia mengenai politik, sosial, ekonomi dan kebudayaan untuk diterapkan dalam suatu masyarakat atau negara.

 

2. Ideologi dalam Ilmu Sosial

Persoalan ideologi merupakan pusat kajian ilmu sosial.

Menurut Frans Magnis Suseno, ideologi dimaksud sebagai keseluruhan sistem berfikir, nilai-nilai dan sikap dasar rohaniah sebuah gerakan, kelompok sosial atau individu. Ideologi dapat dimengerti sebagai suatu sistem penjelasan tentang eksistensi suatu kelompok sosial, sejarahnya dan proyeksinya ke masa depan serta merasionalisasikan suatu bentuk hubungan kekuasaaan. Dengan demikian, ideologi memiliki fungsi mempolakan, mengkonsolidasikan dan menciptakan arti dalam tindakan masyarakat. Ideologi yang dianutlah yang pada akhirnya akan sangat menentukan bagaimana seseorang atau sekelompok orang memandang sebuah persoalan dan harus berbuat apa untuk mensikapi persoalan tersebut. Dalam konteks inilah kajian ideologi menjadi sangat penting, namun seringkali diabaikan. 

Istilah ideologi adalah istilah yang seringkali dipergunakan terutama dalam ilmu-ilmu sosial, akan tetapi juga istilah yang sangat tidak jelas. Banyak para ahli yang melihat ketidakjelasan ini berawal dari rumitnya konsep ideologi itu sendiri. Ideologi dalam pengertian yang paling umum dan paling dangkal biasanya diartikan sebagai istilah mengenai sistem nilai, ide, moralitas, interpretasi dunia dan lainnya. 

Menurut Antonio Gramsci, ideologi lebih dari sekedar sistem ide. Bagi Gramsci, ideologi secara historis memiliki keabsahan yang bersifat psikologis. Artinya ideologi ‘mengatur’ manusia dan memberikan tempat bagi manusia untuk bergerak, mendapatkan kesadaran akan posisi mereka, perjuangan mereka dan sebagainya.


3. Logika Dasar Ideologi

Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan. Kata ideologi sendiri diciptakan oleh Destutt de Tracy pada akhir abad ke-18 untuk mendefinisikan ”sains tentang ide”. Ideologi dapat dianggap sebagai visi yang komprehensif, sebagai cara memandang segala sesuatu (bandingkan Weltanschauung), secara umum (lihat Ideologi dalam kehidupan sehari hari) dan beberapa arah filosofis (lihat Ideologi politis), atau sekelompok ide yang diajukan oleh kelas yang dominan pada seluruh anggota masyarakat. Tujuan utama dibalik ideologi adalah untuk menawarkan perubahan melalui proses pemikiran normatif. Ideologi adalah sistem pemikiran abstrak (tidak hanya sekadar pembentukan ide) yang diterapkan pada masalah publik sehingga membuat konsep ini menjadi inti politik. Secara implisit setiap pemikiran politik mengikuti sebuah ideologi walaupun tidak diletakkan sebagai sistem berpikir yang eksplisit. (definisi ideologi Marxisme). Ideologi sama pentingnya dengan silogisme bagi setiap proposisi (dalil atau pernyataan) yang kita buat. Ideologi secara etimologis berarti permulaan. Secara terminologis berarti pemikiran mendasar yang dibangun diatas pemikiran-pemikiran (cabang).

 Ideologi adalah pemikiran mendasar dan patokan asasi tingkah laku. Dari segi logika Ideologi adalah pemahaman mendasar dan asas setiap peraturan.


4. Proses Kelahiran Ideologi 

Tentang bagaimana ideologi lahir, pada dasarnya ideologi terumuskan dengan sejumlah kemungkinan: 

pertama, ideologi lahir karena diinspirasikan oleh sosok tokoh yang luar biasa, dalam sejarah bangsanya. Ia hadir membawa sekaligus mampu memberikan inspirasi serta pengaruh kuat terhadap orang lain secara luas. Pada keadaan ini, gagasan seseorang yang ‘luar biasa’ itu atas kehendak pelaku dan dukungan pengikut, alam pemikirannya mengenai cita-cita masyarakat yang diperjuangkan dalam gerakan politik diakui dan dirumuskan secara sistematis, telah menjadi ideologi. Ideologi itu lahir dari pemikiran seseorang. Kedua, berdasarkan alam pikiran masyarakat, ideologi itu dirumuskan oleh sejumlah orang yang berpegaruh dan merepresentasikan kelompok masyarakat kemudian disepakati sebagai pedoman dalam mengatur kehidupan bermasyarakat dan bernegara, bilaperlu diciptakan mitos-mitos untuk mendapatkan pengakuan legal dan kultural dari masyarakat bersangkutan sehingga mereka tunduk dan meyakini. Ketiga, berdasarkan keyakinan tertentu yang bersifat universal, ideologi itu lahir dan dibawa oleh orang yang diyakini sebagai kehendak Tuhan, dengan pesan untuk melakukan pembebasan dan memberikan bimbingan dalam mengatur kehidupan yang sebenarnya serta konsekuensi moral dikemudian hari yang akan diterima bila melanggarnya. Ideologi ini syarat dengan pesan moral yang sesuai dengan nurani serta dasar primordial manusia. Oleh sebab itu, ideologi yang lahir dari suatu keyakinan Iman dan bersifat universal akan hidup secara permanen tidak akan goyah dan mati. 

Biasanya ideologi ini lahir diinspirasikan oleh spirit agama. Namun demikian, terlepas dengan cara apa dan bagaimana suatu ideologi itu lahir, pada dasarnya ideologi sering disamakan sebagai suatu keyakinan, sebab ia mengandung suatu mitos dan cita-cita yang harus direalisasikan dan memiliki nilai kebenaran. Bagi pengikutnya tidak hanya diakui dan diikuti, lebih dari itu dihayati sebagai sesuatu yang memiliki spirit hidup serta perjuangan dalam menjawab tantangan yang dirasakan.


5. Dimensi dan Tahapan Ideologi

Ada tiga dimensi yang perlu dipenuhi oleh suatu ideologi agar tetap mampu mempertahankan relevansinya sebagai berikut: 

pertama, dimensi realitas, adalah kemampuan ideologi untuk mencerminkan realitas dari nilai-nilai yang hidup dan berkembangdalam masyarakatnya. Karena hanya dari situlah anggota masyarakat akan merasa bahwa ideologi itu memang miliknya. 

Kedua, dimensi idealisme, adalah kemampuan dasar ideologi yang terkandung di dalam nilai-nilai dasar ideologi itu. Ketiga, dimensi fleksibilitas, dimensi ketiga ini menuntut kemampuan ideologi bukan saja untuk melandasi dan meneropong perubahan atas pembaruan masyarakat, tetapi juga sekaligus menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan itu.

Ali Syariati memberikan argumentasi atau pendapatnya bahwa suatu ideologi dalam mengoperasionalisasikan nilai-nilai dalam masyarakat sebagai suatu kebenaran untuk dapat diperjuangkan menjadi keyakinan atau pandangan hidup dalam kolektif masyarakat memiliki tahapan-tahapan sehingga terbentuk sebuah ideologi, ini meliputi: pertama, adalah cara kita melihat dan mengungkapkan alam semesta, eksistensi, dan manusia. Kedua, cara khusus dalam kita memakai dan menilai semua benda dan gagasan atau ide-ide yang membentuk lingkungan sosial dan mental kita.

Ketiga,mencakup usulan, metode sebagai pendekatan dan keinginan yang kita manfaatkan untuk mengubah status quo yang kita tidak puas.Pada tahap ketiga inilah ideologi mulai menjalankan misinya dengan memberikan para pendukungnya pengarahan, tujuan dan cita-cita serta rencana praktis sebagai dasar perubahan dan kemajuan kondisi sosial yang diharapkan.


6. Akar Ideologi dari Tiga Pendekatan Filsafat

Semenjak masa kelahiran para pemikir di Yunani, Romawi, Kelahiran kejayaan Yudea-Kristiani, kemudian Islam dan Abad Pencerahan di Eropa Konstruk Filsafat yang melahirkan ideologi-ideologi besar dunia sesungguhnya berakar dari tiga pendekatan filsafat, yakni: 

Pertama, Filsafat Idealisme (philosophy of idealism), ini mengedepankan faham rasionalisme dan individualisme, yang dalam kehidupan berpolitik telah melahirkan ideologi Liberalisme dan Kapitalisme. Ide yang menjadikan kekuatan dasar menempatkan manusia sebagai pusat di alam semesta (centre of nature), manusia sebagai titik pangkal terjadinya perubahan sejarah. Ini melahirkan faham dalam membangun kehidupan kenegaraan dalam konteks hubungan agama dengan negara adalah terpisah (separation) walau dalam hal-hal ceremonial dan ritual agama masih diberikan peran. Pandangan kehidupan yang berdasar ideologi liberalisme-kapitalisme, melahirkan faham Sekulerisme-Moderat dalam mengatur kehidupan politik-kenegaraan.

Kedua, Filsafat Materialisme (philosophy of materialism), ini mengedepankan faham emosionalisme berupa perjuangan kelas dengan kekerasan dan kolektivisme, yang dalam kehidupan berpolitik telah melahirkan ideologi Sosialisme-Komunisme. Materi (ekonomi), yang menjadi kekuatan dasar menempatkan kondisi ekonomi sebagai faktor penentu terjadinya perubahan sejarah. Ini melahirkan faham dalam membangun kehidupan kenegaraan dalam konteks hubungan agama dengan negara adalah dipertentangkan (conflic). Agama dianggap sebagai faktor penghambat, candu bagi masyarakat, karena itu tidak diberikan peran sama sekali. Pandangan kehidupan yang berdasar ideologi Sosialisme-Komunisme melahirkan faham Sekularisme-Radikal dalam mengatur kehidupan politik-kenegaraan.

Ketiga, Filsafat Teologisme (philosophy of teologism). Dalam faham ini masih dibagi menjadi dua:  faham agama yang menempatkan ajaran Tuhan memegang peran sentral dalam kehidupan politik-kenegaraan, tetapi dalam konstruk politiknya, menjadikan pemuka agama sebagai tokoh yang dikultuskan. faham agama yang memang menempatkan ajaran Tuhan sebagai sumber inspirasi, motivasi dan ekspresi. Ini menempatkan ajaran Tuhan sebagai faktor integratif dan pencerahan. Dalam hubungannya dalam kehidupan politik-kenegaraan, agama sebagai suatu yang suci kekuatannya bukan di pengkultusan dan pemistikan


7. Tiga Kategorisasi Ideologi

Secara sederhana, Franz Magnis Suseno mengemukakan tiga kategorisasi ideologi. Pertama, ideologi dalam arti penuh atau disebut juga ideologi tertutup. Ideologi dalam arti penuh berisi teori tentang hakekat realitas seluruhnya, yaitu merupakan sebuah teori metafisika. Kemudian selanjutnya berisi teori tentang makna sejarah yang memuat tujuan dan norma-norma politik sosial tentang bagaimana suatu masyarakat harus di tata. Ideologi dalam arti penuh melegitimasi monopoli elit penguasa di atas masyarakat, isinya tidak boleh dipertanyakan lagi, bersifat dogmatis dan apriori dalam arti ideologi itu tidak dapat dikembangkan berdasarkan pengalaman. Salah satu ciri khas ideologi semacam ini adalah klaim atas kebenaran yang tidak boleh diragukan dengan hak menuntut adanya ketaatan mutlak tanpa reserve. Dalam kaitan ini Franz 

Magnis-Suseno mencontohkan ideologi Marxisme-Leninisme. 

Kedua, ideologi dalam arti terbuka. Artinya ideologi yang menyuguhkan kerangka orientasi dasar, sedangkan dalam operasional keseharianya akan selalu berkembang disesuaikan dengan norma, prinsip moral dan cita-cita masyarakat. Operasionalisasi dalam praktek kehidupan masyarakat tidak dapat ditentukan secara apriori melainkan harus disepakati secara demokratis sebagai bentuk cita-cita bersama. Dengan demikian ideologi terbuka bersifat inklusif, tidak totaliter dan tidak dapat dipakai untuk melegitimasi kekuasaan sekelompok orang. 

Ketiga, Ideologi dalam arti implisit atau tersirat. Ideologi semacam ini ditemukan dalam keyakinan-keyakinan masyarakat tradisional tentang hakekat realitas dan bagaimana manusia harus hidup didalamnya. Meskipun keyakinan itu hanya implisit saja, tidak dirumuskan dan tidak diajarkan namun cita-cita dan keyakinan itu sering berdimensi ideologis, karena mendukung tatanan sosial yang ada dan melegitimasi struktur non demokratis tertentu seperti kekuasaan suatu kelas sosial terhadap kelas sosial yang lain

Kamis, 17 Desember 2020

Biografi Tokoh Insan yang sangat berjasa ( Kedua Orang Tua )

 NAMA : RISKY SYAWANI DAFITRA

KELAS : 1H PAI

TUGAS : Deskripsi Biografi Tokoh

Saya Memilih : Kedua Insan yang sangat berjasa ( Kedua Orang Tua )

 

Ini lah aku seorang anak yang sedang beranjak ke masa remaja menuju ke masa kedewaasaan yang penuh dengan rintangan masalah yang pasti ada dan selalu ada namun harus diselesai kan dan dilalui . Dengan seiringnya waktu dan bertambahnya usia juga dapat menumbuhkan jiwa kedewasaan, karena dengan jiwa dan sikap dewasa maka kamu juga dapat menjadi seorang pemimpin yang tegas. Kamu akan menyadari kedewasaan saat kamu sudah bisa berfikir betapa bodohnya saat-saat masa remaja dengan kekasih yang begitu mencintai dan dicintai namun kamu akan sangat terpukul dan merasakan kehilangan yang luar biasa saat patah hati. Mempunyai pola pikir kedepan untuk masa depan, memikirkan untuk mencari pendamping hidup, malu menerima uang pemberian orang tua, dan ucapan serta nada bicara yang profesinal adalah ciri sikap kedewasaan. Banyak hal dan banyak cerita kedewasaan diluar sana yang dapat membangun untuk dapat bersikap lebih dewasa dan profesional dalam pergaulan , keluarga , kerabat , teman , pekerjaan dan masih banyak lagi itu semua akan kamu dapatkan disaat kamu berani memulai semuanya dan berani untuk mengambil resiko didalamnya.

 Rintangan dan masalah ,  itu semua selalu datang dan selalu ada tinggal bagaimana cara kita menyikapinya dan menghadapinya untuk mencari jalan keluar dari maslah tersebut  dan  alhamdulillah semua masalah dan rintangan itu  dapat dengan mudah diselesaikan karena berkat adanya support dari kedua orang tua  yang selalu memberikan semngat dan pandangan dalam segala hal itulah orang tua. Apalagi sosok seorang ayah yang dikenal dengan kebijaksaan , kewibawaan , dan ketegasannya dalam mengatur rumah tangga dan mendidik anak – anaknya itulah ayah. Dan ibu adalah sosok cinta sejati nan rupawan , memiliki cinta sejati dan khas Tiada rasa dan tak ada kelembutan yang dapat menyaingi keberadaanmu. Wajahmu yang cantik nan rupawan, rela kau jadikan sosok keriput dengan segala air keringatmu yang keu berikan untukku. Engkau benar - benar merelakan sebuah anugerah kecantikan dari Tuhan hanya demi anak sepertiku yang banyak memiliki kedsalahan akan dirimu . Aku tidak tahu sampai sejauh mana pengorbanan yang telah ibu lakukan untukku . Namun satu hal yang Aku ketahui, Engkau berkorban selama nafas masih berhembus di dalam ragamu. Hari demi hari, bulan dan tahun silih berganti, keriput ditubuhmu mulai menghiasi indahnya wajahmu yang dulu semua iku engkau lakukan hanya demi anakmu anak seperti diriku yang tidak tau bagaimana caranya membalas budi baikmu. Ibu, kini aku sungguh menyadari bahwa engkau sudah tidak muda seperti dulu lagi. Kekuatanmu sudah mulai berkurang seiring bertambahnya umur yang engkau miliki. sungguh aku tidak mau engkau semakin tua dan meninggalkanku sendiri kuingin engkau selalu ada menemaniku.

Hampir setiap orang selalu mengagumi sosok ibu. Namun, tidak denganku.  Selain mengidolakan ibu, akupun mengidolakan ayahku. Bagiku, ayah adalah seorang pria idaman karena ayah adalah sosok yang sangat bertanggung jawab. Maka itulah aku mengidolakan ayahku dan selalu akau jadikan panutan dalam segala hal. Ayahku bernama Ramli Beliau lahir di Pontianak tanggal 2 Januari  1970. Ia besar di pontianak dan pernah bekerja dijakarta namun tidak lama dan kembali lagi ke pontianak dan bertemulah dengan ibu ku hingga menjalin asmara.

Ayahku memang tak begitu tampan namun entah apa yang membuat ibuku tertarik dengannya , ya memang dengan badannya agak gemuk dan berisi membuatnya kelihatan lebih gagah, serta warna kulit nya yang agak coklat kemerah - merahan membuatnya kelihatan eksotis tapi itulah ayahku yang berpenampilan sederhana sangat sederhana dan jarang sekali berbicara jika tak diajak berbicara namun pandai sedikit membuat lelucon namun jika iya memerintahkan itu harus lngsung di laksanakan.

Ayahku memang bukanlah seorang superhero hebat seperti yang ada di kartun televisi , Ayahku bukanlah seorang jutawan dan milyarder , ia juga bukanlah seorang yang nomor satu di negeri ini, dan dia juga bukanlah siapa-siapa di negeri ini, namun ayahku dia hanyalah seorang yang biasa saja namun sangat  menakjubkan yang sangat hebat dalam segala hal dan segala bidang  dan nomor satu di hatiku didalam hidupku tak ada yang bisa menggantikannya dihidupku yang aku merasa sangat beruntung telah memilikinya hingga seluruh jiwa dan raghaku hanya untuk nya . Dia lah ayahku yang hebat dan tak ada gantinya dimanapun dan siapapun tidak ada yang dapat menggantikan nya . Seorang ayah yang telah merawatku dari sejak aku masih kecil hingga aku menuju dewasa pada saat ini , seorang ayah yang banyak mengajariku mengenai banyak hal dan segala hal dalam hidupku , mendidikku dengan hal-hal yang sangat baik, tak pernah ayahku  menunjukkan hal-hal yang tak baik di hadapanku, karena aku tahu dia lah ayah yang terbaik bagiku , dan ia juga tahu bahwa ialah yang menjadi panutan dalam kehidupanku yang menjadi contoh untuk aku ikuti. Ayahku yang menjadi guru dalam segala hal bagiku yang mengajariku banyak hal baik itu dalam kepribadian hingga pelajaran. Apapun panggilannya, baik itu ayah, papa, abi, babeh, daddy, father, atau apapun dimana pun itu, pangilan-panggilan itu tetap memiliki arti yang sama yaitu seorang laki  - laki yang akan selalu tetap tegar, tabah, dan sabar  demi anak - anaknya dan dia lah sosok seorang yang terhebat dalam hidupku yang selalu banggakan. Dia yang akan selalu ada bagi keluarganya baik suka maupun duka harus tetap dilewati karena seluruh tanggung jawab ada padanya itu lah ayah.

Ayahku adalah seorang guru honorer di sebuah sekolah swasta di kabupaten Kubu Raya tempat kami tinggal saat ini. Minimnya penghasilan sebagai guru honorer kadang sangat merepotkan bagi kehidupan kami. Namun seorang ayah tidak pantang menyerah apapun dapat ia lakukan demi melihat keluarganya tersenyum bahagia. Tapi kami selalu bersyukur atas apa yang telah diberikan dan aku sangat bersyukur telah diberikan seorang ayah yang sangat sayang dan bertanggung jawab atas keluarganya , berkat ayahku yang ahli dalam segala bidang membuatnya selalu dibutuhkan oleh orang – orang yang alhamdulillah dapat membuat Kebutuhan rumah tangga dan biaya aku sekolahpun dapat terpenuhi. Memang tidak seberapa, tetapi kami sangat bersyukur. Karena keadaan inilah, ayah selalu menasehati aku untuk selalu menjalankan ibadah dan bersyukur apapun keadaannya. Ayah juga selalu menasehatiku tentang pentingnya menabung demi masa depan. Atas nasehat ayah ini, aku pun tidak berani menghambur-hamburkan uang untuk sesuatu yang bukan menjadi prioritas kebutuhanku. Berkat kegigihan ayahku, aku kini mampu kuliah di sebuah Institut Islam Negeri favorit yang ada dikota Pontianak. Buatku, ayah adalah sebenar-benarnya  Pahlawan. TERIMA KASIH AYAH.

 

SEKIAN.

 

Inilah sebuah narasi atau karanagn yang bertemakan biografi kedua orang tua semoga dapat menambah pola pikir terhadapat kedua orang tua dan dapat manfaat untuk diri kita aamiin wassalamu’alaikum wr wb.

Minggu, 15 November 2020

Analisis Bahasa Berdasarkan PUEBI

 Kali ini saya mencoba menganalisis beberapa bener atau baleho yang ada disekitar saya ada 5 contoh yang saya ambil. sebelumnya saya minta maaf jika ada kesalahan atau mengambil tanpa izin maaf.




Lokasi Gambar : Jalan Imam Bonjol, Pontianak

Waktu pengambilan Gambar : 14 november 2020

Analisis : Pada gambar ini Terdapat penggunaan bahasa asing yaitu, steering wheel dan accesories

              Berdasarkan PUEBI penulisan tersebut kurang tepat, sebaiknya penulisan menggunakan bahasa indonesia yakni setir mobil dan aksesori, atau baiknya tulisan itu dimiringkan menjadi steering wheel , accesories.

 

 



Lokasi Gambar : Jalan Imam Bonjol, Pontianak

Waktu pengambilan Gambar : 14 november 2020

Analisis : Pada gambar ini Terdapat penggunaan bahasa asing yaitu, NON dan TEMPORARY

              Berdasarkan PUEBI penulisan tersebut kurang tepat, sebaiknya penulisan menggunakan bahasa indonesia yakni TIDAK dan SEMENTARA, atau baiknya tulisan itu dimiringkan menjadi NON , TEMPORARY

 

  


Lokasi Gambar : Jalan Adisucipto , Kuburaya

Waktu pengambilan Gambar : 15  november 2020

Analisis : Pada gambar ini Terdapat penggunaan bahasa asing yaitu, CELL

              Berdasarkan PUEBI penulisan tersebut kurang tepat, sebaiknya penulisan menggunakan bahasa indonesia yakni Jaringan, atau jikia ingin menggunakan bahasa asing sebaiknya tulisan itu dimiringkan menjadi CELL

 



Lokasi Gambar : Jalan Adisucipto , Kuburaya

Waktu pengambilan Gambar : 15  november 2020

Analisis : Pada gambar ini Terdapat penggunaan bahasa asing yaitu, FASHION FORWARD

              Berdasarkan PUEBI penulisan tersebut kurang tepat, sebaiknya penulisan menggunakan bahasa indonesia yakni Gaya Terusan, atau jikia ingin menggunakan bahasa asing sebaiknya tulisan itu dimiringkan menjadi FASHION FORWARD

 


Lokasi Gambar : Jalan Adisucipto , Kuburaya

Waktu pengambilan Gambar : 15  november 2020

Analisis : Pada gambar ini Terdapat penggunaan bahasa asing yaitu, NEW, OPEN, HAIR STYLE, IS SOMPORTANT, FOR RESERVATIONS, CALL

              Berdasarkan PUEBI penulisan tersebut kurang tepat, sebaiknya penulisan menggunakan bahasa indonesia yakni Baru, Buka, Gaya Rambut, Penting, Untuk Reservasi, Panggilan  atau jikia ingin menggunakan bahasa asing sebaiknya tulisan itu dimiringkan menjadi NEW, OPEN, HAIR STYLE, IS SOMPORTANT, FOR RESERVATIONS, CALL

 

 

 




Minggu, 08 November 2020

AKU dan KAMPUNGKU

Inilah Kampungku



     Saya Risky Syawani Dafitra seroang pemuda yang tinggal dan besar di sebuah kampung yang sangat indah dan asri, nama kampung saya ialah Kampung Arang dari namanya saja sudah kampung tapi dikampung saya sudah mulai modern dan sudah sangat ramai sekali penduduknyaa. Kampung Arang nah sebutan Arang ini katanya dulu sebelum adanya pemukiman tempat ini merupakan bekas pembakaran lahan banyak tumbuh-tumbuhan dan pepohonan yang terbakar habis hinga menjadi arang sebabnya juga tidak diketahui nah itu lah mengapa dinamai dengan Kampung Arang, inilah yang saya dapatkan dan selengkapanya saya juga tidak mengetahui dengan pasti.

    Dikampung saya ini sudah bisa dikatakan seperti kampung modern karena sudah ramai nya penduduk dan sudah padatnya jalan raya hingga sepanjang jalannya banyak sekali orang yang membuka usaha seperti toko-toko, minimarket, kedai, dan banyak lagii. dikampung saya ini disaat malam hingga subuh pun masih banyak warga yang beraktifitas seperti layaknya kota bisa dikatakan tak pernah sepi kecuali pada saat - saat tertentu.
    
    Bisa dikatakan seperti layaknya perkotaan tetapi kampung saya juga tak terlepaskan dari keasrian dan keramahan penduduknya, di kampng saya ini masih dikatakan asri karena masih bnyaknya dan luasnya persawahan, perkebunan, dan pepohonan apalagi di sepanjang kampung saya ini dikeliligi dengan sungai terpanjang yang ada di indonesia yaitu sungai kapuas nah itu salah satu keindahan yang harus kita syukuri karna ini merupakan faktor keindahan yang kita miliki. penduduk disini juga dikenal dengan keramahan dan sikap kekeluargannya.

    mungkin ini saja yang bisa saya sampaikan kurang dan lebihnya saya moon maaf dan jika bnyak kesalahan dalam penulisan ini. saya juga berterimaksih telah meluangkan waktu untuk melihat situs saya saya ucapkan terimaksih saya akhiri ASSALAMU'ALAIKUM WA WB.

SALAM PERSAUDAAAN

Kosa Kata Bahasa IBU (Melayu Kampun Arang)

 

KOSA KATA BAHASA MELAYU KAMPUNG ARANG

KABUPATEN KUBU RAYA, KALIMANTAN BARAT

NO

KOSA KATA BAHASA IBU

MAKNA DALAM BAHASA INDONESIA

1

Bekubang

Berenang

2

Tidok

Tidur

3

Tepekek kaong

Berteriak

4

Selembe

Santai

5

Pekak

Tuli

6

Pembual

Pembohong

7

Leteh

Lelah

8

Jengap – jengap

Ngos-ngosan

9

Pendek tongkeng

Suka merajuk

10.

Masin

Pelit

11.

Kedekot

Tamak

12.

Miang

Gatal

13.

Burok

Jelek

14.

Itam legam

Kulit hitam

15.

Betabor

Berserakan

16.

Tesirah

Sobek

17.

Pangkong

Pukul

18.

Senyap

Diam

19.

Sawan

Gugup

20.

Lagak

Banyak gaya

21.

Pembar

Takut

22.

Pacak

Hebat

23.

Lawar

Cantik

24.

Lingau

Gila

25.

Merampot

Bohong

26.

Kemaroan

Terlalu berlebihan

27.

Suduk

Sendok

28.

Katel

Tempat tidur

29.

Kibau

Tinju

30.

Degel

Lucu

31.

Dulok

Dulu

32.

Acap

Air pasang

33.

Antu bangket

Hantu

34.

Bungol

Bodoh

35.

Berhamboran

Bertebaran

36.

Belonggok

Banyak

37.

Taem

Berhenti

38.

Bederai

Hancur

39.

Belangak

Panci

40.

Terajang

Tendang

41.

Begampet

Berdekatan

42.

Betepek

Menor

43.

Pinggan

Piring

44.

Gebah

Selimut

45.

Panas bedengkang

Panas benar

46.

Balak

Keren

47.

Bauk ari

Badan bau

48.

Pacak

Hebat

49.

Simbor

Siram

50.

Birah

Genit

51.

Merepek

Banyak bicara

52.

Ngomong

Berkata

53.

Tekejot

Terkejut

54.

Aek

Air

55.

Alang-alang

Nanggung

56.

Lasak

Tidak bisa diam

57.

Lemau

Melempem

58.

Marajok

Ngambek

59.

Biase yak

Biasa saja

60.

Menaning

Pusing

61.

Merancit

Muncrat

62.

Odol

Pasta gigi

63.

Centong

Gayung

64.

Oplet

Angkutan umum

65.

Beguyuk

Bergoyang

66.

Andok

Handuk

67.

Ngander

Bercerita

68.

Alus

Kecil

69.

Selap

Pingsan

70.

Ketawak

Tertawa

71.

Mberah

Tertawa berlebihan

72.

Pacol

Pengecut

73.

Balek

Pulang

74.

Bangking

Kurus

75.

Kerempeng

Kurus sekali

76.

Bekicak

Berlari

78.

Bedebu

Pergi

79.

Bedeper

Bergema

80.

Gendok

Cupu

81.

Ganyot

Lembek, centil

82.

Begasak

Berkelahi

83.

Kempil

Kecil

84.

Sigung

Memukul dengan sikut

85.

Guntor

Petir

86.

Kalot

Marah/ribut

87.

Kebak

Kidal

88.

Cengkong

Tangan patah

89.

Kudong

Bagian tubuh terpotong

90.

Tejengal

Tersedak

91.

Bekemas

Beres-beres

92.

Berator

Beraturan

93.

Bejejer

Tersusun

94.

Beleming

Beminyak

95.

Tebengkas

Rusak

96.

Dudi

Terakhir

97.

Lantes

Mulut lebih

98.

Lagak

Sombong

99.

Bingal

Susah dibilangkan

100.

Pelasah

memukul

 

Apa itu IDEOLOGI??

Nama : Risky Syawani Dafitra Nim : 12001294 Kelas : 4E PAI Makul : Media Pembelajaran Dosen Makul : Drs. Fahrul Razi, M.Pd. dan Firmansyah, ...